Sabtu, 08 Desember 2012

HAL POSITIF DARI SEORANG JOMLO

Ada beberapa orang yang risih dengan status jomblo, sehingga mereka berusaha mencari pacar secepatnya. Padahal sebenarnya ada banyak hal baik jika menyandang status lajang, demikian seperti yang dilansir dari She Knows (03/08).
Fokus dengan urusan pribadiAnda sedang mengejar mimpi, cita-cita, karir, atau berbagai hal pribadi lainnya. Jika Anda termasuk orang yang susah fokus, jadi jomblo adalah pilihan terbaik untuk saat ini. Sebab dengan 'berjuang' sendirian, Anda bisa meraih segala hal itu dengan lebih baik.
Tidak semua yang pacaran itu senangKerap iri dengan pasangan yang terlihat bahagia? Well, jangan dulu. Karena tidak semua yang pacaran memiliki kehidupan asmara yang menyenangkan. Pikir dengan baik, kalau Anda siap jatuh cinta, Anda juga harus siap patah hati.
Menunggu orang yang tepatBeberapa orang yang risih dengan status jomblo mereka akan buru-buru cari pacar. Tahukah Anda bahwa sikap tersebut bisa membuat mereka jatuh ke orang yang salah? Jadi sebaiknya Anda tetap jomblo dan menunggu orang yang tepat sebagai pasangan Anda kelak.
Menikmati hidupOrang jomblo ingin punya pacar. Tetapi banyak juga orang yang punya pacar malah ingin jomblo. Jadi, selama Anda masih lajang, nikmati pengalaman itu. Lakukan pendekatan, menggoda gebetan, dan sampai perjodohan oleh teman atau saudara.
Memperbaiki diriMeskipun Anda sudah nyaman menjadi jomblo, Anda sebaiknya juga terus berusaha memperbaiki diri. Jangan berharap mendapatkan pasangan yang terlalu baik jika Anda sendiri tidak mampu menjadi orang seperti itu.
Hal-hal terbaik ini bukan berarti Anda harus menjadi jomblo selamanya! Sebab sebelum bertemu dengan orang yang tepat, setidaknya Anda harus bangga terhadap diri sendiri kan?
Powered By Aris Wong Elek
»»  SELANJUTNYA...

Senin, 26 November 2012

Penantian Diujung Senja


By:Ryani Al Khansa


"Jika kehidupan ini sebuah drama dan kita pemerannya, maka harus menjadi pemain yang lihai yang bisa ber-akting dalam segala adegan sesuai skenario Tuhan sebagai sutradara kita.''

Jika kita bisa memilih, jika kita mampu berkuasa, jika kita tau apa yang akan terjadi esok, mungkin setiap orang akan memilih tersenyum bahagia hidup damai berkecukupan bersama seluruh anggota keluarga. Tapi itu tak mungkin, hidup ini sudah ada yang mengatur, pahit, manis, dan airmata. Kita harus tabah menjalaninya. Entah seberat apapun itu, kita sebagai manusia hanya bisa menjalani hidup ini atas nafas yang telah Tuhan berikan.

"Percayalah selama Tuhan masih memberi nafas pada kita, berarti Dia meyakinkan kita untuk lebih kuat menjalani hidup. Karena Dia takkan memberi cobaan kalau kita tak mampu memikulnya.'' Ya itulah sebait kata yang diucapkan dari seorang yang sudah tua , Pak Bejo namanya.

Pak bejo atau lebih pantas dipanggil kakek karena sudah berumue 70 tahun. Pak Bejo tak srbejo atau seberuntung namanya. Pandangannya redup matanya berkaca-kaca ketika mengingat kejadian dan nasib yang kini beluau alami. Pak bejo muda dan istri yaitu Bu Narti berserta 4 orang anaknya hidup bahagia dan boleh dibilang berkecukupan. Mereka tinggal dikota Malang. Pak bejo sangat bersyukur mempunyai istri yang solehah dan anak-anak yang penurut serta pintar. Disuatu hari pak bejo dan istrinya sedang duduk santai di teras sambil berbincang-bincang, ''Bu, Bapak bahagia dan bersyukur sekali pada Tuhan, karena Dia telah menganugerahkan seorang istri solehah dan anak-anak yang pintar, semoga kelak kalau mereka telah dewasa menjadi orang-orang yang sukses dan berbakti kepada orang tua ya Bu?'' Kata Pak Bejo.

"iya Pak, amin ya rabalalamin. Cepat diminum kopinya Pak, nanti keburu dingin.'' Kata Bu Narti.

Kehidupan keluarga itu mereka lalui dengan suka cita. Tak terasa bulan tahunpun berlalu dengan cepat, kini anak-anak Pak Bejo telah dewasa, bekerja dan bahkan sudah menikah, hanya tinggal si bungsu Rani. Dari saat itulah mulai penderitaan Pak Bejo dan istri. Ketika itu si bungsu Rani menikah dan dia berencana tinggal bersama suaminya. Pak Bejo dan Bu Narti berharap mereka mau tinggal bersamanya.

"Rani, Sigit, apa tidak sebaiknya kalian tinggal disini bersama Bapak dan Ibu, kamu anak perempuan satu-satunya dikeluarga ini, lagipula kakak-kakak kamu semua telah berkeluarga dan tinggal jauh jarang kesini. Biar nanti rumah ini ramai oleh canda dan tawa cucu-cucu Bapak kelak Naj.'' Pinta Pak Bejo pada Rani dan Sigit.

Namun Rani menjawab, ''Maaf Pak Bu, Rani dan Mas Sigit sudah berencana untuk tinggal di Madiun, karena dekat dengan tempat kerja Mas Sigit.''

Apa boleh buat akhirnya kedua orangtua itu menyetujui dan merelakan demi kebahagiaan mereka berdua.Kini hari-hari Pak Bejo dan Bu Narti semakin sepi tanpa anak-anak dan cucu-cucu mereka. Dulu Pak Bejo bekerja sebagai sopir bus, karena usia semakin tua beliau berhenti dan sekarang hanya bekerja sebagai tukang becak. Bu Narti berjualan gorengan dipinggir jalan dekat rumah, dimana seharusnya mereka menikmati hari tuanya menimang cucu tapi kini harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidul, dan entah mengapa juga kini anak-anak mereka semakin jarang berkomunikasi atau bahkan menjenguk mereka. Pak Bejo dan Bu Narti semakin sedih memikirkannya.

"Bu, Bapak rindu sekali sama anak-anak dan cucu-cucu kita Bu, kenapa mereka sudah lama tak berkunjung kesini ya?'' Keluh Pak Bejo.

"Sabarlah Pak, mungkin mereka sibuk dengan pekerjaan masing-masing, nanti kalau liburan tiba pasti mereka kesini,'' jawab Bu Narti walau dalam hati beliau juga sangat rindu.

Saat itu ketika Pak Bejo sibuk dengan pekerjaannya, tak tahu kenapa pikiran beliau gelisah tak menentu dan takut akan terjadi sesuatu, rekan-rekannya pun menyarankan agar srgera pulang. Maka sekitar jam 4 sore beliau putusksn pulang.

"Assalamu'alaikum, Bapak pulang Bu.'' Salam beliau dari luar rumah kepada isterinya, namun tak ada sahutan. Lalu beliau masuk rumah tak juga melihat Bu Narti, lalu betapa terkejutnya Pak Bejo saat melihat istrinya tergeletak di dapur.

"Bu.. Ibu kenapa? Bangun Bu.'' Panggil Pak Bejo dengan tetes air mata yang tak mampu dibendungnya. Segera Pak Bejo keluar rumah untuk mencari bantuan pada tetangga. Lalu dengan segera Bu Narti dibawa ke rumah sakit.

Setelah tak berapa lam, dokter kelyar dan berkata, ''Maaf ya Pak, Bapak yang sabar, kami sudah berusaha namun nyawan istri Bapak sudah tidak tertolong. Istri Bapak terkena serangan jantung, ikhlaskan beliau pergi Pak.''

"Innalillahi wainnaaillaihi rojiun.'' Jawab Pak Bejo yang tak mampu berkata-kata lagi. Beliau terligat tegar dan ikhlas walau meneteskan air mata karena belahan jiwanya telah pergi untuk selamany.

Setelah dokter menyatakan Bu Narti meninggal, Pak Bejo segera menghubungi anak-anaknya. Setelah jenazah dimandikan dan disolatkan, rencannya akan segera dimakamkan namun berhubung sudah malam, akhirnya ditunda sampai besuk pagi karena anak Pak Bejo yang diluar kota belum datang.

Keesokan harinya pemakamn berjalan lancar, tapi anak-anak Pak Bejo juga berkemas untuk segera pulang kerumah masing-masing, seakan tak ikut merasa kehilangan atas kepergian ibu mereka. Pak Bejo sudah membujuk agar menungu hingga hari ke-7 sekaluan mengadakan tahlilan dan yassin bersama. Tapi apa kenyataannya, anak-anaknya banyak beribu alasan entah sibuk dengan pekerjaan dan lain srbagainya. Akhirnya Pak Bejo tak bisa berbuat apa-apa. Acara tahlilan beliau lakukan dengan para tetangga.

Setahun telah berlalu semenjak kepergian Bu Narti, Pak Bejo masih setia dengan becak usangnya, hari-hari beliau merasa kesepian dan semua beliau lakukan sendiri. Entah apa penyebabnya anak-anak Pak Bejo setelah kepergian Bu Narti, mereka bagai tak peduli dengan nasib ayah mereka, jangankan menjenguk, telepon, atau sekedar berkirim suratpun tidak. Lambat laun Pak Bejo merasa badannya kurang sehat, ketika hendak mengayuh becaknya beliau terjatuh dan pingsan, lalu rekan-rekannya segera membawa beliau ke dokter. Dari hasil pemeriksaan, Pak Bejo terkena strok dan badan sebelah kirinya sulir untuk digerakkan. Beliau semskin sedih dengan keadaanya.

Sore itu saat Pak Bejo duduk di teras rumah, anak ketiganya yang bernama Adi datang. Betapa bahagiannya hati Pak Bejo melihat Adi datang serta membawa oleh-oleh apek kesukaannya. Malamnya sehabis makan, kedua laki-laki itu berbincang-bincang diruang tamu, Adi berkata kepada Pak Bejo, ''Apa tidak sebaiknya Bapak tinggal bersama kami saja, lagipula Bapak sakit tak ada yang merawat,'' Dalam hati Pak Bejo senang sekali Adi bilang begitu.

"Apa sudah kau bicarakan dengan istrimu Nak?'' Jawab Pak Bejo.

"Sudah Pak, Lina dengan senang hati menyambut kehadiran Bapak, tapi....'' Suara Adi terputus.

"Tapi kenapa Nak?'' Tanya Pak Bejo ingin tahu.

"Rumah kami tidak begiti besar Pak, dan kamar buat Bapak belum ada. Bagaimana kalau rumah Bapak ini dijual saja, hasil prnjualannya digunakan untuk memperbaiki rumah dan membuat kamar untuk Bapak, agar nanti Bapak merasa nyaman. Lagipula kalau Bapak nanti tinggal bersama kami, rumah inikan kosong tak ada yang menempatinya bukan?''

Setelah mendengar usul dari Adi, Psk Bejo terdiam sebentar untuk berpikir, lalu menjawab, ''Baiklah Nak, tetapi apa tidak sebaiknya saudara-saudaramu yang lain diberitahu dulu lal kita musyawarahkan bersama?''

"Buat apa Pak, itu tidak perlu, lagipula mereka sudah tidak peduli dengan Bapak.'' Jawab Adi.
Akhirnya Pak Bejo menyetujui usul dari Adi.

Singkat cerita, setelah rumah Psk Bejo digadaikan, uang hasil penggadaian diberikan pada Adi untuk memperbaiki rumah dan membuat kamar seperti yang direncanakan. Sementara Pak Bejo masih tinggal dirumahnya sambil menunggu, namun hingga satu dua dan tiga bulanpun berlalu, Adi tak nampak batang hidungnya, memberi kabarpun tidak dan susah untuk dihubungi, sehingga membuat Pak Bejo gelisah. Sementara orang yang membeli rumahnya sudah mau menempati dan pada akhirnya Pak Bejo diusir oleh pemilik rumah baru itu. Pak Bejo bingung harus kemana, lalu beliau berusaha menghubungi anak-anaknya yang lain, namun apa yang beliau dapatkan ternyata mereka tak ada yang peduli dengan Pak Bejo, mereka marah hanya lantaran mereka tidak mendapatkan bagian dari hasil penjualan rumah dan tak terlebih dahulu memberitahu mereka.

Pak Bejo sungguh bingung meski kemana. Sangat malang nasibnya terkadang beliau tidur diemper-emperan toko, jika malam dingin Pak Bejo merasa tulang-tulangnya sakit atas penyakit strok yang dideritanya. Warga dan tetangga merasa iba dan kasihan dengan keadaan Pak Bejo, akhirnya mereka bergotong royong mendirikan gubug kecil untuk berteduh Pak bejo disamping sebuah pabrik disekitar tempat tinggalnya. Setidaknya ada tempat untuk berlindung dari terik dan hujan. Didalam gubug kecil itu hanya terdapat satu ranjang tidur, satu kursi dan meja serta kamar mandi sederhana. Untuk makan sehari-hari, beliau hanya menunggu belas kasihan dari para tetangga. Terkadang nasi 1 piring harus beliau cukupkan untuk 1 hari dan mencuci baju beliau menggunakan tangan kanannya.

Pak Bejo sangat sedih dengan keadaannya yang selalu merepotkan para tetangga. Walau begitu beliau tidak pernah meninggalkan kewajibannya sebagai muslim untuk menjalankan sholat lima waktu. Beliau berharap dan berdoa agar cepat sembuh dan bisa bekerja seperti dulu lagi. Tapi itu hal yang tidak mungkin dengan penyakir yang dideritanya, hanya keajaiban dan kuasa Tuhanlah yang bisa menolong. Beliau juga berharap agar Tuhan segera membuka pintu hati anak-anaknya untuk ingat akan ayahnya.

"Nak, aku masih Bapakmu, tidak ingatkah kalian pada Bapak? Masih ingatkah saat-saat dulu kita berkumpul dan bercanda bersama? Tidak adakah sepercik rindu untuk Bapak?''

THE END

Powered By Aris Wong Elek
»»  SELANJUTNYA...

Selasa, 13 November 2012

Contoh RPP Bahasa Indonesia Kelas IV Berkarakter


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP )


Sekolah                   :   SDN 007 Muara Komam
Mata Pelajaran      :  Bahasa Indonesia
Kelas / Semester    :  IV / I
Waktu                    :   2 x 35 menit

A.    Standar Kompetensi
1.  Mendengarkan penjelasan tentang petunjuk denah.

B.     Kompetensi Dasar
1.1.  Membuat gambar / denah berdasarkan penjelasan yang didengar.

C.    Indikator
§  Mengamati Denah tempat tinggal
§  Mengidentifikasi letak tempat tinggal
§  Menunjukkan letak tempat tinggal

D.    Tujuan Pembelajaran** :
§  Siswa dapat Membuat denah berdasarkan penjelasan yang didengar
§  Siswa dapat Menjawab pertanyaan sesuai dengan denah
§  Siswa dapat Menjelaskan secara lisan mengenai denah yang dibuat

v Karakter siswa yang diharapkan :   Dapat dipercaya ( Trustworthines), Rasa hormat dan perhatian ( respect ), Tekun ( diligence ), Tanggung jawab ( responsibility ) Berani ( courage ), Mandiri, dan Kerjasama

E.     Materi Pokok
§  Gambar / Denah
 
F.     Metode Pembelajaran
§  Ceramah
§  Diskusi
§  Demontrasi











Langkah-langkah Pembelajaran

Tahap Pelaksanaan
Kegiatan Pembelajaran
Kegiatan Internalisasi Nilai PBKB
Nilai Yang Ditanamkan
Pertemuan I
Pendahuluan
15 Menit
1.      Guru menkondisikan siswa agar benar-benar siap untuk berdo’ dan siap untuk belajar
2.      Guru membimbing siswa berdo’a dengan tertib
3.      Memotivasi dan apersepsi dengan melihatkan contoh gambar denah rumah (gambar terlampir)
·         Siswa diajak mengamati denah lokasi tempat tinggal
·         Guru menanyakan kepada siswa seputar denah yang diamati
·         Religius
·         Berani
Kegiatan Inti
40 Menit
·         Eksplorasi
1.      Guru membentuk kelompok diskusi berdasarkan kemapuan siswa
2.      Siswa melakukan pengamatan gambar model denah rumah untuk mengidentifikasi cara menuju kerumah dari sekolah didepan kelompok lain
3.      Siswa mencatat hasil pengamatannya dalam lembar pengamatan yang telah disediakan
·         Elaborasi
1.      Siswa melakukan diskusi membahas hasil pengamatan yang telah dicatat dalam lembar pengamatan
2.      Siswa melaporkan hasil diskusi kelompok melalui diskusi kelas
3.      Secara bergantian kelompok lain memberikan tangggapan
4.      Masing-masing kelompok membuat kesimpulan hasil diskusi kelompoknya
·         Konfirmasi
1.      Berdasrkan hasil diskusi kelompok siswa dan guru melakukan tanya jawab untuk mengetahui dan menujukkan arah dari rumah kesekolah atau sebaliknya
2.      Guru memberikan penguatan terhadap pendapat sesuai kemapuan siswa

·         Guru membimbing siswa untuk melakukan pengamatan dengan teliti,tekun dan bertanggung jawab
·         Guru mengajak siswa untuk saling bekerjasama dalam melakukan pengamatan

·         Guru mengajak siswa untuk saling menghargai pendapat teman dalam berdiskusi

·         Guru menunjukkan  sikap adil terhadap siswa yang mengajukan pertanyaan

·         Guru memberikan penjelasan akan penting kemandirian dalam bekerja

·         Perhatian (respect)
·         Tekun
·         Bertanggung Jawab
·         Bekerjasama




·         Bertanggung jawab
·         Kerjasama

·         Rasa hormat dan perhatian ( respect )
·         Saling menghargai

·         Mandiri

Penutup
25 Menit
§  Guru membimbing siswa membuat rangkuman
§  Guru merefleksi proses pembelajaran yang sedang dilaksanakan
§  Guru memberikan penilaiaan hasil kinerja

·         Tanggung jawab ( responsibility )
·         Kerjasama

G.    Penilaian
·         Proses diskusi
·         Tes lisan
·         Tes tertulis


H.    Alat/Bahan Pelajaran
·         Buku IPA SD Kelas IV PT.Erlangga,Tim Bina Karya Guru Hal.3 – 4
·         Gambar Model Denal
·         Panduan Penilaian






Mengetahui,
Kepala Sekolah



H.Syaripuddin, S.Pd
NIP.19630603 198405 1 005


Kuaro, .........................2012
Guru Kelas



Aris Winarno 
NIPTT. 19891210 200907 1 003


Powered By Aris Wong Elek
»»  SELANJUTNYA...

10 Hewan Unik di dunia.

10 Hewan Unik yang Ditakuti Manusia – Hewan tidak akan menyerang manusia jika tidak merasa tergangu namun kadang kita tetap aja takut dengan beberapa hewan nah berikut ini ada 10 Hewan Unik yang Ditakuti Manusia mau tahu hewan apa aja itu simak berikut ini.
1.Gumprecht ‘s Pit Viper Green

Ini ular hijau berwarna terang yang mencolok, umumnya dikenal sebagai pit viper hijau Gumprecht’s, ditemukan di kawasan Asia Tenggara lebih penguasa Mekong.
Ular, yang memiliki nama resmi gumprechti Trimeresurus, pertama kali ditemukan oleh para ilmuwan di tahun 2002, meskipun para ilmuwan kahirnya memutuskan untuk membasmi mereka.
2.Snakefish

Pada tahun 2002, snakefish (atau Channidae) digambarkan sebagai memiliki “nafsu makan yang rakus, sering memakan semua ikan lainnya di danau atau kolam. Hewan ini dapat berjlan di tanah, meninggalkan air selama tiga hari, untuk mencari sumber makanan baru. “Norton juga memperingatkan bahwa begitu di darat” snakeheads bisa makan hampir semua hewan kecil di jalan …. Mereka bahkan menyerang orang-orang di Cina yang sudah terlalu dekat dengan daerah mereka bertelur ‘”Menurut Wikipedia.,Snakefish bisa sampai lebih dari satu meter panjangnya dan beratnya lebih dari 6 kilogram . Kebanyakan snakefish berukuran 2-3 meter.Mereka juga reproduksi dengan cepat tanpa musuh alami di luar lingkungan asli mereka. Dalam lingkungan asli mereka, snakefish kecil dimangsa oleh ikan yang lebih besar, sementara snakefish dewasa dimangsa oleh buaya .
Karena kemampuan mereka untuk pindah ke habitat baru dan menghapus ekosistem lokal, dan untuk kemudian melompat keluar dari air dan mengembara untuk mencari kubangan baru snakefish berusaha dibasmi di 13 negara bagian Amerika Serikat dan negara-negara lain (misalnya , Australia).
3.Giant Isopod

Predator ini mirip adalah Isopod Giant (Bathynomus giganteus), sebuah Crustacea karnivora yang menghabiskan waktu mengais-ngais dasar laut dalam, sampai kedalaman 6000 kaki pada dasar laut di mana tak ada cahaya. Diruang hitam dan dingin, mereka bertahan dengan makan ikan mati dan busuk atau bangkai hewan laut lainnya.
4.Aye-aye

Dipertimbangkan oleh penduduk setempat sebagai pertanda kemalangan,Aye-aye adalah salah satu primata paling langka dan aneh di dunia.Untuk orang-orang Malagasi, aye-aye adalah binatang ajaib, dan diyakini membawa kematian jika ia muncul di desa – desa setempat, sehingga mereka sering dibunuh. panjang tubuh 16 inci (40 cm), ekor lebat panjang 2 kaki (61 cm) , dan berat sekitar 2 kilo. Aye-aye memiliki sepasang mata bulat besar, rambut hitam, dan telinga berbentuk sendok besar. memiliki 5-jari tangan dengan kuku datar, dengan jari tengah yang panjangnya 3 kali lipat jari yang lain.
5. Tikus berhidung Bintang

Salah satu bintang yang paling menarik di alam semesta :adaalh tikus berhidung bintang (Condylura cristata). Dari penampilan dan lokasi, seseorang akan berpikir mungkin itu adalah organ penciuman yng peka, membantu tikus ini yang hampir buta mengenali lingkungan bawah tanah, atau tangan tambahan untuk menangkap mangsa dan memanipulasi objek. Beberapa peneliti memiliki hipotesis bahwa tikus ini bisa mendeteksi medan listrik, sehingga hidungnya berfungsi mirip semacam antena. Namun pada kenyataannya, hidung bintang pada tikus ini merupakan organ sensor untuk sentuhan yang luar biasa dengan lebih dari 25.000 reseptor sensorik , yang disebut organ Eimer
6.Kadal Berjumbai

kadal berjumbai (Chlamydosaurus kingi) adalah kadal Australia coklat kekuningan mempunyai embel-embel besar di kulit sisi leher dan tenggorokan. panjangnya mencapai 90 cm, dan ketika sedang marah atau takut, ia mengembangkan embel-embel tersebut, yang mungkin sampai 25cm lebar diameternya, untuk memberi kesan bahwa ia lebih besar. kadal yg berjumbai umumnya hidup di pohon tapi ada kalanya menghabiskan waktu di tanah, di mana mereka berjalan dengan forelimbs mereka di udara.
7.Tokek Raksasa berekor daun

Tokek Raksasa berekor daun (Uroplatus fimbriatus) adalah endemik Madagaskar dan pulau-pulau Bohara usil dan usil Mangabe. Tokek ini hidup di hutan hujan tropis dan mencapai panjang 330 mm. tokek nokturnal yang berukuran paling besar, berjhari hari Tokek itu akan melekat pada pohon dan Jika terganggu ia akan mengibaskan ekor dan kepala, membuka mulut dan berteriak … memanggil ibunya.
8.Kerivoula Kachinensis

Spesies lain yang ditemukan di salah satu daerah terakhir di dunia ilmiah yang belum dijelajahi, Asia Greater Mekong,Kachinensis Kerivoula adalah salah satu kelelawar yang paling mengganggu yang pernah ditemukan.
9.Tikus Gurun

Heterocephalus glabe adalah hewan Penggali asli Afrika Timur terkenal untuk gaya hidupnya yang eusocial , sangat unik di antara mamalia, dan yang sangat tidak biasa ciri fisik yang memungkinkan untuk berkembang di lingkungan bawah tanah yang keras, kulitnya yang nyaris kebal terhadap rasa sakit, dan metabolismenya berdarah dingin.
10.Ulat Kucing

Ulat kucing adalah ulat yang paling beracun di Amerika Serikat. racun adalah duri tersembunyi di rongga di antara rambut-nya. Ini ulat berbulu ditemukan di negara-negara selatan, mulai barat melalui sebagian besar Texas dan utara ke Maryland dan Missouri. Ia makan pada pohon peneduh seperti elm, oak, dan sycamore. Puss ulat bervariasi dalam ukuran dari 1.2 in (32 mm) menjadi 1,4 inci (36 mm). Copyrig by: kaskus.us Powered By Aris Wong Elek
»»  SELANJUTNYA...

Jumat, 02 November 2012

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Bahasa Indonesia untuk SMP/MTs Kelas VIII semester II


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
1. Identitas
Satuan Pelajaran : MTs
Kelas/Semester : VIII/II
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Alokasi Waktu : 4 X 40 menit (2 kali pertemuan)
2. Standar kompetensi (SK)
10. Mengemukakan pikiran, perasaan, dan informasi melalui kegiatan diskusi dan protokoler
3. Kompetensi Dasar
10.2. Membawakan acara dengan bahasa yang baik dan benar serta santun
4. Indikator Pencapaian Kompetensi
A. Menyimpulkan tata cara proktokoler pembawa acara dalam berbagai acara
B. Membuat susunan acara
C. Membawakan acara dengan bahasa yang baik dan bbenar serta santun sesuai dengan konteks acara
5. Tujuan Pembelajaran
A. Siswa mampu menyimpulkan tata cara proktokoler pembawa acara dalam berbagai acara
B. Siswa mampu membuat susunan acara
C. Siswa mampu membawakan acara dengan bahasa yang baik dan bbenar serta santun sesuai dengan konteks acara
6. Materi Ajar
Membawakan acara adalah menyampaikan susunan acara kepada peserta atau hadirin yang mengikuti acara. Dalam membawakan acara, kita harus menyesuaikan sikap kita terhadap acara yang sedang dijalani. Artinya, kita dapat membedakan sikap saat membawakan acara yang sifatnya gembira, sedih, dan khidmat.
Membacakan acara harus dilakukan dengan baik. Terkadang, sebuah kesuksesan pacara ditentukan oleh seorang pembawa acara. Maka itu, dalam membawakan sebuah acara perlu memperhatikan beberapa hal. Adapun hal yang perlu kita perhatikan dalam membawakan sebuah acara antara lain berikut.
1. Penggunaan bahasa yang santun dan komunikatif
2. Mengucapkan salam, ucapan terimakasih, serta sapaan dengan tepat.
3. Menyampaikan acara sesuai urutan acara dengan benar
4. Menumbuhkan kesan berkomunikasi dengan hadirin atau peserta
5. Menerapkan intonasi dan artikulasi yang tepat.
7. Metode Pembelajaran
1. Tanya jawab
2. Pemodelan
3. Diskusi
8. Kegiatan Pembelajaran
Kegiatan Awal
A. Guru mengecek kesiapan siswa, ruang belajar siswa, dan media yang akan digunakan dalam peroses belajar mengajar
B. Guru menyampaikan sebuah kalimat pancingan tentang membawakan acara
C. Siswa mendengarkan penjelasan guru tentang membawakan acara
D. Guru dan siswa bertanya jawab tentang membawakan acara
Kegiatan Inti
a. Eksplorasi
· Guru memperlihatkan pada siswa cara membawakan acara yang baik
· Guru mempraktekkan di depan kelas bagaimana membawakan acara dengan baik
· Guru membagikan teks berita pada siswa
b. Elaborasi
· Guru meminta siswa maju ke depan kelas untuk mempraktekan cara membawakan acara
· Guru meminta siswa mengomentari cara membawakan acara yang diperlihatkan oleh siswa
c. Konfirmasi
· Guru menilai siswa satu persatu yang telah maju ke depan kelas
· Guru mengumumkan pembaca yang terbaik
Kegiatan Penutup
A. Guru membuat kesimpulan atau rangkuman sendiri, bersama siswa atau meminta siswa membuat kesimpulan
B. Guru memberikan tindak lanjut (PR, praktik dan lain sebagainya)
9. Penilaian Pembelajaran :
Soal Essay :
No
Contoh soal
Nilai / skor
1
Apa yang dimaksud dengan membawakan acara!
20 point
2
Mengapa dalam membawakan acara harus dapat menyesuaikan sikap!
40 point
3
Sebutkan hal yang harus diperhatikan dalam membawakan sebuah acara!
40 point
Catatan : Total benar keseluruhan adalah 100 point
Soal mandiri :
1. Tentukanlah sebuah acara, baik resmi atau tidak resmi
2. Buatlah sebuah teks berisi susunan acara
3. Mintalah apresiasi dari teman dan gurumu berkenaan dengan penyampaianmu dalam membawakan acara tersebut
11. Sumber Belajar
Buku teks pelajaran, pengarang Nurhadi, Dawud dan Yuni Pratiwi. Tahun 2005 Judul “Bahasa dan Sastra Indonesia”, Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional, viii, 277 hlm.
»»  SELANJUTNYA...